Dra. Hj. NURLINAH K., S.H., M.H., yang menjabat sebagai Ketua Pengadilan Agama Sengkang, memberikan dukungan penuh dalam upaya pencegahan dan penanganan perkawinan anak di Kabupaten Wajo. Beliau turut serta dalam kegiatan monitoring dan evaluasi yang diselenggarakan di ruang rapat pimpinan Kabupaten Wajo pada hari ini, dimulai pada pukul 09.00 pagi. Kehadiran beliau dalam kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata dalam mendukung langkah-langkah pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait untuk mengatasi masalah perkawinan anak.
Perkawinan anak merupakan isu yang memprihatinkan dan menjadi fokus perhatian tidak hanya di Kabupaten Wajo, tetapi juga di berbagai daerah lainnya. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan kerjasama antara berbagai pihak, termasuk lembaga peradilan seperti Pengadilan Agama Sengkang di bawah kepemimpinan Dra. Hj. NURLINAH K.
Kegiatan monitoring dan evaluasi yang dihadiri oleh beliau, serta pejabat Pemerintah Daerah (Pemda) Wajo dan berbagai stakeholder terkait, menjadi wadah penting untuk mengevaluasi efektivitas berbagai program yang telah dilaksanakan dalam rangka pencegahan dan penanganan perkawinan anak. Diskusi yang digelar bertujuan untuk menemukan solusi terbaik dalam menangani masalah ini secara holistik.
Dalam sambutannya, Dra. Hj. NURLINAH K. menekankan pentingnya peran bersama antara lembaga peradilan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menangani masalah perkawinan anak. Beliau juga menggarisbawahi perlunya penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran yang terkait dengan perkawinan anak, serta pentingnya memberikan perlindungan dan dukungan kepada korban-korban perkawinan anak.
Selain itu, beliau juga menyatakan komitmen Pengadilan Agama Sengkang dalam memberikan kontribusi maksimal dalam penanganan kasus-kasus perkawinan anak, dengan tetap menjunjung tinggi asas keadilan dan perlindungan hak asasi manusia.
Kehadiran Dra. Hj. NURLINAH K. dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa lembaga peradilan agama turut ambil bagian dalam mengatasi permasalahan sosial yang berkaitan dengan hak-hak anak, sejalan dengan visi untuk menciptakan masyarakat yang adil dan beradab.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang konkret untuk meningkatkan efektivitas program-program pencegahan dan penanganan perkawinan anak di Kabupaten Wajo, serta menjadi pijakan untuk langkah-langkah selanjutnya dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman dan berkualitas bagi generasi mendatang