Informasi Umum

Berdirinya Pengadilan Agama Sengkang Kabupaten Wajo dapat kita lihat pertama kali pada pasal 1 Peraturan pemerintah Nomor 45 Tahun 1957 tentang pembentukan Pengadilan Agama /Mahkamah Syar’ah di luar Jawa dan Madura yang berbunyi “ di tempat-tempat yang ada Pengedilan Negeri ada sebuah Pengadilan Agama/Mahkamah Syari’ah yang daerah hukumnya sama dengan daerah hukum Pengadilan Negeri “.
Selanjutnya oleh Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1957 tersebut menentukan nama-nama tempat di mana akan dibentuk Pengadilan Agama /Mahkamah Syari’ah dan Pengadilan Agama/Mahkamah Syari’ah Sengkang tercantum dalam daftar-daftar nomor Pengadilan Agama /Mahkamah Syari’ah.

Namun demikian bukan berarti secara otomatis Pengadilan Agama sengkang Kabupaten Wajo telah terbentuk, sebab pada pasal 12 dari Peraturan Pemerintah tersebut menyatakan “ pelaksana dari peraturan ini diatur oleh menteri Agama “.
Kemudian pada tanggal 6 Maret 1950 keluarlah Penetapan menteri Agama Nomor 5 Tahun 1958 tentang pembentukan Pengadilan Agama/Mahkamah Syari’ah di Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Irian Barat sebagai realisasi dari pasal 12 Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1957.
Dalam penetapan Menteri Agama Nomor 5 Tahun 1958 tersebut menetapkan bahwa dalam nomor urut 17 (tujuh belas) akan diobentuk Pengadilan Agama /mahkamah Syari’ah Sengkang Kabupaten Wajo.

Akan tetapi dengan dasar penetapan Menteriu Agama tersebut Pengadilan Agama/Mahkamah Syariah Sengkang Kabupaten Wajo belum dapat melaksanakan tugasnya sebagai salah satu badan peradilan yang resmi karena di samping belum ada kantornya juga belum ada pegawainya. Barulah pada tahun 1959 diangkat 3 (tiga) orang pegawai Pengadilan Agama Sengkang Kabupaten Wajo, tetapi masih terbentur pada masalah belum adanya pejabat Ketua yang ditunjuk sebagai pimpinan, sehingga Pengadilan Agama Sengkang Kabupaten Wajo pada waktu itu belum dapat berjalan. Dan nanti pada tanggal 1 Juni 1960 Pengadilan Agama Sengkang Kabupaten Wajo resmi terbentuk baik dari segi yuridis formil maupun dari segi kenyataan, karena pada waktu itu Pengadilan Agama Sengkang Kabupaten Wajo diresmikan dan sekaligus pelantikan Bapak K.H.hamzah badawi sebagai panitera merangkap Pejabat Ketua berdasarkan surat Keputusan Menteri Agama No : C/Iim-17/1396 tanggal 3 Maret 1960 terhitung mulai tangggal 1 Maret 1960 sebagai pindahan dari pegawai Kantor Urusan Agama Kabupaten Wajo.

KETUA DARI MASA KE MASA

NONAMAGOLONGAN TERAKHIRPENDIDIKAN TERAKHIRTAHUN MENDUDUKI JABATAN
1K.H.Hamzah BadawiIII/aTsanawiyah1979 / 1908
2K.H.Abdul razakIII/dTsanawiyah1980 / 1986
3Drs.H. ZubairIII/cSarjana S11986 / 1989
4Drs.H.Jufri Palallo.SH.IV/aSarjana S21989 / 1994
5Drs.H.Ruslan Harunar Rasyid,SH,MHIV/bSarjana S21997 / 2004
6Drs.H.lahiya,S.H,M.HIV/bSarjana S22004 / 2007
7Drs.Khaeril.R.M.HIV/bSarjana S22007 / 2008
8Dra.Hj.Kamariah.S.H.MHIV/bSarjana S22008 / 2012
9Dr.Hj.Harijah Damis. MHIV/cSarjana S22012 / 2014
10Dra. Hj. Rudianah Halim, SHIV/cSarjana S12014 / 2018
11 Dra. Hj. Heriyah, S.H.,M.H. IV/c Sarjana S2 2018 – sampai sekarang

VISI

“TERWUJUDNYA PENGADILAN AGAMA SENGKANG SEBAGAI BAGIAN PERADILAN INDONESIA YANG ANGUNG”

MISI

1. Mewujudkan pelayanan yang transparan, cepat dan tepat waktu.

2. Mewujudkan kinerja yang profesional.

3. Mewujudkan aksesibilitas msyrakat terhadap peradilan (acces to justice).

Pengadilan Agama Sengkang mewilayahi semua wilayah administratif Kab. Wajo yang teridir dari 14 Kecamatan yaitu :

  1. Belawa
  2. Bola
  3. Gilireng
  4. Keera
  5. Majauleng
  6. Maniang Pajo
  7. Pammana
  8. Penrang
  9. Pitumpanua
  10. Sabbang Paru
  11. Sajoanging
  12. Takkalalla
  13. Tana Sitolo
  14. Tempe

I. Tugas Pokok :

Tugas Pokok Pengadilan Agama Sengkang sebagaimana tugas Peradilan Agama pada umumnya, yaitu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 tahun 2006 Tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama pasal 49 menyatakan, “Pengadilan Agama bertugas dan berwenang memeriksa, memutus dan menyelesaikan perkara di tingkat pertama antara orang-orang yang beragama Islam di bidang:

a) Perkawinan
b) Waris
c) Wasiat
d) Hibah
e) Waqaf
f) Zakat
g) Infak
h) Sedekah
i) Ekonomi Syari’ah.

Dalam penjelasan Undang-Undang ini pada alinea II disebutkan para pihak sebelum berperkara dapat mempertimbangkan untuk memilih hukum apa yang dipergunakan dalam pembagian warisan dinyatakan dihapus dengan demikian tidak ada lagi pilihan hukum untuk menyelesaikan permasalahan hukum bagi masyarakat muslim untuk memilih antara Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri, Jadi seluruh permasalahan hukum yang dihadapi oleh orang-orang Islam Indonesia dalam kaitan dengan kewenangan tersebut diselesaikan di Pengadilan Agama. Selanjutnya dalam kewenangan lain yang didasarkan pada Pasal 52 Undang-undang tersebut bahwa Pengadilan Agama dapat memberikan keterangan, pertimbangan, nasehat, tentang Hukum Islam kepada Instansi di daerah hukumnya apabila diminta, dan pada pasal 52 A disebutkan bahwa Pengadilan Agama memberikan istbat kesaksian rukyatul hilal dalam penentuan awal bulan tahun hijriyah. Selain melaksanakan tugas pokok tersebut Pengadilan Agama Sengkang juga melaksanakan tugas-tugas penunjang lainnya yaitu menyelenggarakan administrasi umum, yaitu administrasi kepegawaian yang meliputi organisasi dan tata laksana, administrasi keuangan yang meliputi perencanaan, penggunaan dan pelaporan, serta bidang perlengkapan umum;

II. F U N G S I

Berdasarkan tugas pokok dan tugas penunjang tersebut, Pengadilan Agama Sengkang melaksanakan beberapa fungsi yang meliputi:

Fungsi Peradilan, dalam hal ini Pengadilan Agama Sengkang merupakan salah satu pilar pelaksana kekuasaan kehakiman untuk menerima, memeriksa mengadili, dan menyelesaikan setiap perkara yang diajukan kepadanya berdasarkan wilayah hukum (kompetensi relatifnya):
Fungsi Administrasi, dalam hal ini Pengadilan Agama Sengkang sebagai pelaksana administrasi dalam rumah tangganya dan bertanggungjawab melaksanakan tertib administrasi baik menyangkut administrasi perkara maupun administrasi umum;
Fungsi Nasehat Dan Pembinaan, dalam hal ini Pengadilan Agama berfungsi dan berwenang memberi nasehat dan pertimbangan mengenai hukum Islam di instansi pemerintah di daerah hukumnya bila diminta, dan memberikan isbat kesaksian rukyatul hilal dalam penentuan tahun hijriyah;
Fungsi Pengawasan, dalam hal ini Pengadilan Agama Sengkang berkewajiban melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap tingkah laku aparaturnya

Alamat Pengadilan Agama Sengkang saat ini adalah;

Jl. Akasia No. 7 Sengkang Kab. Wajo Propinsi Sulawesi Selatan

Kode Pos : 90915

Telepon : (0485) 21891 Fax : (0485) 21848

Website; pa-sengkang.go.id atau pasengkang.web.id

Hits: 45

Alih Bahasa »